أَنْوَاعُ الْحَال
Macam-Macam Hal

1. Mufrod
Yaitu hal yang berbentuk tunggal. Termasuk bentuk mufrod disini adalah isim mufrod, mutsanna dan jama’.
Contoh:
(Anak itu makan sambil berdiri)
أَكَلَ الْوَلَدَانِ قَائِمَيْن
(Dua anak itu makan sambil berdiri)
أَكَلَ الأَوْلاَدُ قَائِمِيْنَ
(Para anak itu makan sambil berdiri)
2. Murokkab
Yaitu hal yang terdiri dari jumlah ismiyyah ataupun fi’liyyah.
Contoh:
لاَ تَشْرَبْ وَأَنْتَ قَائِمٌ (Janganlah minum sambil berdiri)
جَاءَ الْوَلَدُ يَبْكِي (Anak itu datang sambil menangis)
Dengarkan Kajian:
Audio clip: Adobe Flash Player (version 9 or above) is required to play this audio clip. Download the latest version here. You also need to have JavaScript enabled in your browser.
Print This Post
12,386 views











4th December 2009 pada waktu 2:49 pm
Assalamu’alaikum…
Afwan sblm nya, dengan segala kerendahan hati ana mau menanyakan, pelajaran 92 untuk men download ‘dengarkan kajian’ tidak bisa ya ustad? apa salah koneksi internet/server di tempat ana atau lagi dalam proses maintenance? syukarn sblm nya…
6th December 2009 pada waktu 10:18 pm
Assalamu’alaikum, alhamdulillah nambah ilmu lagi
6th December 2009 pada waktu 10:19 pm
Kalau sempat berkunjung ya ke blog saya..
7th December 2009 pada waktu 8:06 pm
Assalamu’alaikum
jazakumullah ya badar.
10th December 2009 pada waktu 3:45 pm
salamalaikum,warohmatullah wabarokatuh
salam kenal
jazakallah khaer.
27th December 2009 pada waktu 3:30 pm
kalo bahasa arab, “salam kenala” apa yah ??
11th January 2010 pada waktu 11:40 am
alhamdulillah,dengan adanya website ini jd mempermudah bljr b.arab
20th November 2010 pada waktu 8:36 pm
Syukron, bisa jadi mudah belajar bahasa arab.
23rd November 2010 pada waktu 10:51 pm
Assalamu’alaikum ust,sebelumnya ana mengucapkan terimakasih karena semua materinya sudah ana download,alhamdulillah sangat membantu sekali untuk ana dalam memahamin kaedah dasar nahu. namun ada yang ana tanykan pada pelajaran Macam-macam hal, ana menemukan pada referensi lain bahwa hal bagian murakab terdapat jumlah isimiah dan fi’iliah (disatukan)kemudian ditambah satu lagi dengan sibhul jumlah, sehingga hal menjadi 3:isim zohir, sibhul jumlah dan jumlah isimiah/fi’illiah. Mohon penjelasan ustad.
syukron
AbuFatih
7th May 2012 pada waktu 5:34 pm
[...] Bahasa Arab Dasar 92: Macam-Macam Hal [...]
3rd July 2012 pada waktu 8:01 pm
[...] http://badaronline.com/dasar/bahasa-arab-dasar-92-macam-macam-hal.html diakses tgl 1-7-2012 jam 16.00 wib Like this:SukaBe the first to like this. [...]
24th July 2012 pada waktu 9:01 am
assalamualaikum,syukran atas segala ilmu yang disampaikan melalui blog ni.saya minta izin untuk download and copy serba sedikit ilmu nahu dari blog ini.sekian wassalam
9th September 2012 pada waktu 4:31 pm
@nurul
wa’alaikumussalam
silahkan