الجُمْلَةُ المُفِيْدَةُ / اَلْكَلاَمُ
Jumlah mufidah adalah susunan kata yang dapat memberikan faedah yang sempurna.
Contoh:
عَلِيٌّ مَِرْيضٌ
رَجَعَ عَلِيٌّ
Adapun susunan kata yang tidak memberikan faedah yang sempurna tidak dinamakan sebagai Jumlah Mufidah.
Contoh:
إِنْ رَجَعَ عَلِيٌّ
إِنْ رَجَعَ عَلِيٌّ فَأَكْرِمْهُ

Jumlah ismiyah adalah jumlah yang diawali dengan isim
Contoh:
عَلِيٌّ مَِرْيضٌ
مُحَمَّدٌ نَبِيٌّ
Jumlah fi’liyah adalah jumlah yang diawali dengan fi’il
Contoh:
ذَهَبَ زَيْدٌ
رَجَعَ عَلِيٌّ
Dengarkan Kajian:
[sc_embed_player_template1 fileurl=”http://badaronline.com/sounds/nahwu1/dasar-8-jumlah-mufidah.mp3″]
Comments
32 responses to “Bahasa Arab Dasar 8: Jumlah Mufidah”
aww.
af1, kok semua pelajarannya gak da latihannya seh??????? kan latihan juga dibutuhkan untuk menilai berapa jauh kita menguasai materi yang sudah dipelajari.
tell me what is kalimah
cukup bagus menyediakan hal yang baru bagi anak-anak ya intinyamah bagus good lah mudah-mudahan makin maju ya amin
thanks very much
#Kuwi
Penjelasan ttg kalimah bisa dilihat di link ini:
http://badaronline.com/dasar/bahasa-arab-dasar-3-kalimah.html
Assalamu’alaikum…
kalo bisa diberi penjelasan
dari contoh yang ada diberi penjelasan supaya kami tidak menerka-nerka..
syukron
jazakumullohu khoiron
#Noor
Kami pikir penjelasan dari contoh yang ada sudah mencukupi untuk tahap pelajaran dasar ini, coba perhatikan lebih seksama, karena memang inti dari pelajaran bahasa arab sesi dasar ini adalah pengenalan awal dari kaidah-kaidah bahasa arab terlebih dahulu.
afwan, wa jazakallah khairan
Jazaakumullah khoiron atas ilmu dan infonya.
barkallohu fiikum
jago rapah!!!
assalamua’alaikum,
alangkah baiknya jika tiap bahasa arab yang tertulis dapat diartikan satu persatu dan di i’rab,
makasih,
assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatu.
apa si yang dimaksud dgn jumlatul ismiah wa jumlatul fi’liah,?
dan juga apa yang dimksud dengan ismun, fi’lun, harfun
#fery
wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh
Silakan simak daftar isi pelajarannya di link ini akhi:
http://badaronline.com/daftar-isi
Alhamdulillah semuanya sudah diajarkan di sini.
assalamu”alaikum warohmatullahi wabarokatu.ustad tolong tiap-tiap kosakata di bubuhi artinya biar lebih jelas.Dan apa yang dimaksud mohon di garis bawahi.trims
assalamualaikum..
maaf..tolong dperjelas jumlah fi’liyah..gimana dgn jumlah fi’liyah yg fi’ilnya terbuat dari fi’il mudlori & fi’il amr..bagaimana penerapan’a dalam kalimat..
#roby
wa’alaikumussalam
Silakan lihat dan pelajari pelajaran-pelajaran berikutnya akhi, semoga bisa lebih memperjelas..
contoh kalimat yg ke 4 itu kliatannya sempurna tp kok tdk dijadikan jumlah mufidah ya…sy akan terus bljr
اسلم عليكم ورحمةالله
syukron ya akhi, saya kuliah di IAIN ambil jurusan bhs dan sastra Arab, tapi saya tidak ada basic bhs Arab krn saya alumni SMK akuntansi, tapi ketika hendak kuliah hati saya berubah arah untuk lari ke bidang agama dan langsung ambil Sastra Arab. mulanya saya merasa kesulitan krn tidak adanya modal bhs Arab dan kurangnya fasilitas tapi saya tidak patah semangat. ketika saya browsing saya menemukan link badar. syukron jazilah dan puji syukur kepada Allah yang selalu memberi jalan keluar. salam
saya ingin bertanya kapan atau bagaimana cara membedakan penggunaan jumlah isimiyah dan jumlah fi’liyah atau mungkin ada aturan2 tertentu (sprt kondisi, jabatan atau…..?)syukron
assalammualaikum
ko gak ada latihan untuk para pmbaca sih
dan juga gak ada pengertian nya
@ Lisdiana Saleem -baarakallah fiik-
Wa’alaikumussalaam Warahmatullah wabarakatuh
Amiin. Kami pun turut bahagia mendengar Anda memiliki semangat untuk belajar bahasa Arab. Perlu diketahui bahwa pengurus situs badar online ini juga awalnya tidak ada basic bahasa Arab, bahkan ketika kuliah, di universitas umum (UGM). Maka, sesungguhnya Anda justru bisa lebih baik daripada kami. Tetaplah semangat.
Jika Anda mahasiswa baru di jurusan bahasa Arab, insya Alah tidak lama lagi Anda akan dapati materi jumlah ismiyah atau fi’liyyah. Jika itu belum mencukupi, Anda bisa mengikuti kegiatan non formal yang kami adakan. Lihat infonya >>>di sini<<<
Assalamualaikum wa rahmatullh. Jazakumullah ahsanal jaza y. Jadi dingingatkan kembali Bahasa Arab. Kadang kalo g kepake jadi lupa.
syukroon ana bisa belajar bahasa arab, jazakumulloh dan semoga Alloh membalas antum dengan segala kebaikan dunia dan akhirat
Assalamu’alaikum warohmatullloh, mohon maaf untuk adminnya ini masih mengelola situs ini atau tidak ya? kalau masih ane punya saran untuk tiap2 bab pelajaran bisa tolong ditambahkan kaidah2 dari kitab nahwunya,terserah antum mau dari nahwul waadhih,matan aljurumiyyah,alfiyyah,’imriithi atau kitab2 nahwu lainnya,ane rasa carilah kaidah dai kitab nahwu yg mudah difahami ini hanya masukkan dari saya,syukron katsiiron
afwan maksud saya kaidah2 yg berbahasa arabnya kalau dipenjelasan tiap2 bab memang itu sudah dari kaidah2 ilmu nahwu tapi itu sudah versi bahasa indonesianya saya minta yg asli dari versi kaidahnya dari kitab nahwu yg berbahasa arabnya + penjelasannya, :) Syukron
Asalamualaikum ustadz,
saya ingin bertanya ustadz, perkataan burung beo seperti ucapan asalamualaikum terhadap seseorang apakah itu termasuk kalam ?
Jazakumullah…
Assalamu’alaikum…
Akh..Bisa di fasilitasi untuk download menggunakan pdf sehingga bagi yang tidak terbiasa online ataupun tidak biasa belajar dengan system audio dapat juga menikmati pelajaran ini.
terimakasih
ya Allah saya bersyukur ada pelajaran bhs arab online semoga kita semua dlm rahmatAllah amiin
note:
saya minta tolong bagaimana bisa mendapatkan
softcopynya sama yg online supaya bisa saya simpan dan saya pelajari terima kasih banyak kepada para pembimbing
@suharno
syukron..
@Shidiq
Wa’alaikumussalaam
sementara baru ini yang ada, baarokallaahu fiikum
@irtoh
و عليكم السلام و رحمة الله
Salah satu syarat Kalaaam adalah : الوضع (al wadh’), menurut sebagian Nahwiyyuun (‘ulama Nahwu) maksud : الوضع (al wadh’) adalah : disengaja, oleh karena itu, perkataan burung beo meskipun : malfuuzh (berupa ucapan yang mengandung hurfu hija`iyyah), murakkab (tersusun dari minimal 2 kata) dan mufiid (dapat difahami dengan baik oleh sipendengar), namun ia tidak ” wadh’ ” atau ” mawdhuu’ ” (disengaja), yaitu : burung beo tersebut tidak bermaksud apa-apa dengan segala ucpannya itu, namun ia hanya menirukan saja tanpa bermaksud apapun, maka ia (menurut sebagian ‘ulama Nahwu) bukan termasuk kalaam… wallaahu a’lam.
terimaksih atas penjelsannya
ana ya ustaz sa asal maza faedah nataallamu al i `rab syukron
terima kasih atas penjelasannya kami cukup memahaminya…..
sukron..