Bahasa Arab Dasar 9: Syibhul Jumlah

Written by

in

,

شِبْهُ الْجُمْلَةِ

apply online jobs

Syibhul jumlah adalah rangkaian kata yang mirip dengan jumlah

Syibhul Jumlah

Zhorof adalah kata yang digunakan untuk menunjukkan keterangan waktu atau tempat

Contoh:

أمَامَ, وَرَاءَ – ظَرْفُ الْمَكَانِ

بَعْدَ , قَبْلَ – ظَرْفُ الزَّمَانِ

Isim yang terletak setelah huruf jer dan zhorof maka secara umum berharokat akhir kasroh (Isim Majrur)

Contoh:

مِنَ السُوْقِ – جَرٌّ وَ مَجْرُوْرٌ

أمَامَ المَنْزِلِ – ظَرْفٌ وَ مَجْرُوْرٌ

Dengarkan Kajian:

[sc_embed_player_template1 fileurl=”http://badaronline.com/sounds/nahwu1/dasar-9-syibhul-jumlah.mp3″]

Comments

18 responses to “Bahasa Arab Dasar 9: Syibhul Jumlah”

  1. Puguh DK Avatar
    Puguh DK

    Afwan, Menarik sekali penjelasan-penjelasannya. Mohon juga di muatkan tulisan-tulisan materi Arab Gundul, termasuk kosa kata yang belum pernah, sehingga bisa langsung dipraktekan cara membaca text kitab gundul. Tulisan Arab Gundul yang pendek-pendek saja…1-2 paragraf. Lumayan untuk memacu latihan. Demikian Jazakallah.

    badar online
    Saran bagus akh, tapi untuk mulai pengajaran cara membaca tulisan arab gundul, tahapnya masih panjang, masih banyak pelajaran yang belum ditampilkan. Ketika saatnya pas, insyaAllah kami akan menampilkannya akh.

  2. dhanday Avatar
    dhanday

    tanya akh;
    kenapa zhorof tidak termasuk pada kelompok huruf dari harfu maaniya seperti halnya Jer dan Athof?
    atau kenapa Athof tidak masuk dalam syibhul jumrah seperti halnya Jer dan zhorof?

    badar online
    1. Karena zhorof bukanlah termasuk huruf akan tetapi karena termasuk fi’il isim
    2. Athof tidak masuk dalam syibhul jumlah karena dia memang tidak mirip jumlah sebagaimana jer majrur dan zhorof mudhof ilaihi
    3. Silakan ikuti pelajaran-pelajaran berikutnya, insyaAllah nanti akan semakin jelas, kalau sekarang masih banyak yang bingung, wajar akh, karena memang pelajarannya masih awal-awal.

  3. Handry Avatar
    Handry

    akh…afwan klo ana lancang…
    diatas antum bilang zorof termasuk ke dalam fi’il, klo sepengetahuan ana… fi’il itu hanya terbagi 3 : Madhi, Mudhari, Amr. bahkan beberapa linguis berpendapat bahwa fi’il amr sesungguhnya dibangun berdasarkan fi’il mudhari nya, karena ada kemiripan bentuk dan mempunyai pola UI, maksudnya jika ‘ain fi’il pada mudhari nya berbaris dhamah, maka amr nya dimulai dengan baris dhamah (yaktubu-uktub), sedangkan bila ain fi’il nya fathah dan kasrah, maka amr nya dimulai dengan baris kasrah (yaftahu-iftah, yadhribu-idhrib)
    afwan akh kalau ana salah, ana hanya mencoba menyumbang saran..
    jazakallah

    badar online
    tidak apa-apa akhi, kami sangat senang apabila ada yang memberikan koreksi yang membangun kepada kami. Dalam pelajaran ini kami tidak mengatakan bahwa zhorof itu fi’il, di pelajaran hanya menyatakan kalau zhorof itu menunjukkan waktu dan tempat dan tidak menyatakan kalau zhorof itu fi’il, karena yang benar, zhorof termasuk jenis isim, buktinya adalah zhorof bisa menjadi mudhof yang merupakan ciri isim, silakan lihat pada pelajaran idhofah.
    Adapun penjelasan fi’il seperti yang antum sebutkan maka sudah benar akhi..
    wajazakallahu khair, barakallah fik

  4. Amrullah Avatar

    Mungkin maksudnya pada jawaban yang disampaikan oleh moderator bahwa:

    badar online
    1. Karena zhorof bukanlah termasuk huruf akan tetapi karena termasuk fi’il

    ana rasa yang dimaksud oleh tim badar online adalah isim (Wallahu a’lam)

    Satu tambahan mengenai mengapa mengapa athof tidak dimasukkan ke dalam syibhul jumlah adalah karena konsekuensinya dalam i’rab. (Mungkin pelajaran ini belum disampaikan oleh karena itu silakan terus simak badar.online ini)

    Konsekuensinya yaitu Syibhul jumlah (baik jer-majrur maupun zharaf-muhdaf ilaihi), bisa di i’rab sedangkan huruf ‘athaf dan ma’thufnya semata tidak bisa di i’rab. Contohnya pada kalimat:
    إنّ الله في السماء(Inna Allaha fi as Samaa-i)
    I’rabnya:
    Inna (sesungguhnya): huruf
    Allaha (Allah): manshub sebagai isim inna
    fii as Samaa-i (di atas langit): Syibhul jumlah yang dianggap marfu’ (fii mahalli raf’in) sebagai khabar inna

    Adapun huruf athaf-ma’thuf masing-masing di i’rab sesuai kedudukannya misal:
    إنّ محمدا و زيدا في المسجد
    (Inna Muhammadan wa Zaidan fii al-Masjid)
    Maka i’rabnya:
    Inna: huruf
    Muhammadan: manshub, Isim inna
    Wa: huruf athaf
    Zaidan: manshub, athaf kepada Muhammadan
    fii al-Masjid: Syibhu al-Jumlah dalam status marfu’ (fii mahalli raf’in), Khabar inna.

    Kita lihat bahwa Wa Zaidan, tidak bisa dii’rab sekaligus seperti fii al-Masjid.

    Pengetahuan mengenai Syibh al-Jumlah ini sangatlah bermanfaat untuk kasus Khabar (Khabar, Khabar kaana dan khabar inna) karena semua Syibhu al Jumlah akan berfungsi seperti Jumlah dalam hal i’rab pada kasus-kasus tersebut.

    Wallahu a’lam

  5. badar online Avatar

    Syukron kepada akh Amrullah atas koreksinya, kami memang bermaksud menulis isim, akan tetapi begitulah manusia, tidak bisa luput dari kesalahan… kami sudah perbaiki komentarnya di atas.

    Semoga tambahan ilmu dari akhi Amrullah bisa menambah pemahaman.

    Baarakallahu Fiikum

  6. afa Avatar
    afa

    akh audio nya masi lom bs di download katanya An audio codec is needed to play this file. To determine if this codec is available to download from the Web, click Web Help. shukron jazealan

  7. badar online Avatar

    Silakan diikuti dulu panduan pada link:

    http://badaronline.com/panduan

    Kami baru saja mencoba dan bisa, dicoba sekali lagi akh, mungkin ada masalah di browser ketika download.

  8. afa Avatar
    afa

    semuanya bs di download kecuali yg satu ini……. klo emank browse saya yg bermasalah bukanya hrsnya semua saya ga bs download … maaf merepotkan….

  9. zizi Avatar
    zizi

    adalah bagus jika di buku atau di gumpulkan satu edisi dalam mencari maklumat .contohnya.. wazan2 tasrif fi`il thulasi yang mempunyai tiga bahagian; iaitu di tambah satu huruf,ditambah dua huruf dan ditambah tiga huruf..selain itu ,saya mengharapkan pihak yang berkenan agar dapat menerima cadangan saya ini. saya juga mengambil aliran agama amat memerlukan sekali teknik pengunaan bahasa arab.jika ingin bertanya lebih mendalam emailkan ke drzi19@yahoo.com . insyaallah saya akan membalasnya…

  10. andi Avatar
    andi

    akhi gimana kalo kita bareungan chat pke b. arab??? kita tentuin waktunya kapan ???

  11. ahnaf Avatar
    ahnaf

    bermanfaat buat saya, tertarik dengan hiwar dan kitab gundul, kapan bisa belajar /?

  12. ahmadin Avatar
    ahmadin

    syukron akh.ats ktrsdiaanx pjrn ini ahmduiah bsa namba2 imu

  13. nasya Avatar

    alhamdullah ahasa arab lagi tanpa sna bis belajar tanpa susah2, kemana kemari mencari guru buat belajar b. arab

  14. rien Avatar
    rien

    assalamu’alaikum akh..
    mw tnya nih, bs gak sibhul jumlah jd mubtada’

  15. Badar Online Avatar
    Badar Online

    @rien
    و عليكم السلام و رحمة الله
    Syibhu Jumlah, seperti : في المسجد dan أمام المسجد tidak bisa jadi mubtada`, bisanya jadi khobar…..
    berarti jika kita dapatkan jumlah seperti ini : في المسجد رجلٌ , maka Mubtada`nya adalah : رجلٌ , namun ia dita`khiir (dibelakangkan).
    wallaahu a’lam.

  16. Deni Avatar
    Deni

    assalamualaikum
    saya mau nnya nih pak ustadz,.

    jumlah jer majrur itu harus takluk ke mana aja?
    kalau ada kalimah fiil udah jelas ,tapi kalau semisal enggk ada kalimah fiil harus ke mana?

    di tunggu jawabannya
    terimakasih sebelumnya ,.

  17. Audio Sholat Avatar

    Syukran Jazakallah khair untuk artikel yang menarik ini, semoga bermanfaat bagi kami, ilmu mangkin bertambah

  18. Badar Online Avatar
    Badar Online

    @Deni
    harus takluk maksudnya apa ya? :)

    jar majrur itu bisa setelah isim maupun fi’il

    misalnya yang setelah isim kalimah

    محمد في البيت