Saudari-Saudari Inna:
1. إِنَّ, أَنَّ = Untuk Taukid (Menguatkan sesuatu)
Contoh:
إِنَّ اللهَ مَعَ الصَّابِرِيْنَ (Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar)
وَاعْلَمُوْا أَنَّ النَّصْرَ مَعَ الصَّبْرِ (Ketahuilah sesungguhnya pertolongan itu bersama kesabaran)
2. لَيْتَ = Untuk berandai-andai
Contoh:
لَيْتَ النَّتِيْجَةَ حَسَنَةٌ (Seandainya nilainya baik)
3. كَأَنَّ = Untuk Tasybih (Menyerupakan)
Contoh:
كَأَنَّ عُمَرَ أَسَدٌ (Seakan-akan Umar adalah singa)
4. لَكِنَّ = Untuk Menyatakan kebalikan dari kalimat sebelumnya
Contoh:
اَلْكِتَابُ صَغِيْرٌ لَكِنَّهُ مُفِيْدٌ (Kitab itu kecil akan tetapi berfaidah)
5. لَعَلَّ = Untuk pengharapan
Contoh:
لَعَلَّ الْجَوَّ مُعْتَدِلٌ (Mudah-mudahan udaranya nyaman)
6. لاَ النَّافِيْةُ لِلْجِنْسِ = Untuk meniadakan jenis
Contoh:
لاَ رَجُلَ فِي الْبَيْتِ (Tidak ada seorang lelaki pun di dalam rumah itu)
Dengarkan Kajian:
[sc_embed_player_template1 fileurl=”http://badaronline.com/sounds/nahwu1/dasar-61-saudari-inna.mp3″]
Comments
6 responses to “Bahasa Arab Dasar 61: Saudari-Saudari Inna”
kenapa la rajula tidak la rajulan padahal dia mufrod
#abu ibrahim
Karena ada pengecualian untuk isim la. Isim tersebut menafikan semua jenis isimnya dan i’robnya adalah mabni, silakan simak kembali penjelasan suaranya lebih seksama.
[…] Khobar laa dibuang (mahdzuuf), dan takdirnya adalah “haqqun” atau “bihaqqin“. […]
sangat2 menambah ilmu dan membantu menyelesaikan tugas sekolah saya :D syukron katsirooooon
ustadz apakah khobar dari kalimat di contoh “Laa naafiyah lil jinsi? kok tidak ada yang di rofa’ kan?
@aditojan
ada kok, contohnya :
لا سرورَ دائمٌ
دائمٌ = khobar bagi LAA Nafiyah Lil Jinsi – marfuu’ – bidh dhommah.
wallaahu a’alm.