Author: jati

  • Keunikan-Keunikan Bahasa Arab (8)

    >>Mengandung informasi yang padat dan ringkas

    Hanya dengan beberapa huruf yang menyusun kata, Bahasa Arab bisa mengungkapkan banyak ungkapan. Kita ambil contoh kata [عين] “’ain” yang umumnya dikenal artinya: mata.

    Jika kita membuka kamus artinya sangat banyak yaitu:

    manusia, jiwa, hati, mata uang logam, pemimpin, kepala, orang terkemuka, macan, matahari, penduduk suatu negeri, penghuni rumah, sesuatu yang bagus atau indah, keluhuran, kemuliaan, ilmu, spion, kelompok, hadir, tersedia, inti masalah, komandan pasukan, harta, riba, sudut, arah, segi, telaga, pandangan, dan lainnya.

    Kemudian dalam bahasa Arab juga dikenal istilah pembuangan kata atau kata yang disembunyikan yang dikenal dengan istilah “mahdzuf”.

    (more…)

  • Keunikan-keunikan bahasa Arab (7)

    >>Ada pola dan cetakan kata [wazan] untuk mencetak kata

    Ini mempermudah kita agar mengetahui kata dan lebih mudah menghapalnya. Ini yang dikenal dengan istilah [وزن] “wazan” yang terangkum dalam ilmu shorof bahasa Arab. Kita tinggal menghapal pola dan cetakan “wazan” atau yang disebut “tahsrif”, maka kita bisa memproduksi atau melahirkan berbagai macam kata.

     

    Wazan” tersebut diwakili oleh kata [فعل] dengan huruf [ف] sebagai wakil huruf pertama dan [ع] wakil huruf kedua dan  [ل] wakil huruf ketiga huruf ketiga.

    (more…)

  • Keunikan-keunikan bahasa Arab (6)

    >>Memiliki ungkapan yang teliti dan lengkap

     

    Contohnya dalam ungkapan waktu,
    Dazur [درور] Waktu mula-mula timbul matahari di waktu pagi
    Buzugh [بزوغ ] Waktu mula timbul matahari selepas waktu dazur
    Dhuha[ضُحى ] Waktu mula terasa bahang panas matahari
    Ghazalah [غزالة ] Waktu matahari mula naik selepas waktu dhuha
    Hajirah [حاجرة ] Waktu tengah hari yang mula terasa kepanasan
    Dzuhr [ظهر ] Waktu tengah hari matahari mulai naik menegak
    Zawal [زوال ] Waktu matahari berada tegak di atas kepala
    -‘Ashr [عصر ] Waktu siang mula berakhir matahari kemerah-merahan
    -‘Ashil [عصيل ] Waktu matahari mulai condong ke arah barat
    Shabub [صبوب ] Waktu matahari semakin menghilang
    Ghurub [غروب] Waktu matahari mula terbenam
    Khadur [خدور ] Waktu matahari hilang dari pandangan atau gelap. (more…)

  • Keunikan-keunikan bahasa Arab (5)

    >>Bisa selamat dan tidak salah membaca harokat gundul bahasa Arab

     

    Mungkin ada yang bertanya : “Berarti agak susah juga kalau berbicara dalam bahasa Arab jika harus dipikirkan dulu I’rab/kedudukan tiap kata. Bagaimana juga orang-orang arab badui dan Para TKI/TKW bisa berbicara bahasa Arab?”

     

    Maka jawabannya adalah mereka menggunakan bahasa Arab ‘Ammiyah (atau bahasa Gaul menurut bahasa kita) dan kurang memperhatikan kaidah. Dan ini yang lebih penting, supaya bisa selamat dan tidak salah membaca digunakan prinsip,

     

    [تجزم تسلم] “Tajzim taslam” artinya: “engkau jazm-kan  maka engkau selamat”

     

    Maksud men-jazm-kan adalah mensukunkan semua huruf akhirnya pada tiap kata, contohnya,

     

    [أحمد هو غائب لا يحضر في الفصل]  “Ahmadu huwa ghaaibun laa yahduru fil fashli”

     

    Artinya: Ahmad tidak hadir, tidak ada dikelas.

     

    Maka boleh saja kita baca sukun semua tiap kata seperti “AhmaD Huwa GhaaiB laa yahdhuR fil faSHL(more…)

  • Keunikan-keunikan bahasa Arab (4)

    >>Beda bacaan tetapi artinya sama saja (satu kata bisa I’rab-nya berbeda-beda)

     

    Contohnya pada kalimat,

     

    [أحب الفاكهة و لا سيما برتقال]  “Aku menyukai buah-buahan, apalagi buah jeruk

     

    Maka kata [برتقال] “burtuqool” bisa dibaca dengan keseluruhan empat macam bacaan pada akhirnya karena berbeda I’rab-nya bisa dibaca “burtuqoolUN” atau “burtuqoolAN” atau “burtuqooliN” atau “burtuqool

    (more…)

  • Keunikan-keunikan bahasa Arab (3)

    >>Satu kata bermakna ganda dan maknanya berkebalikan sekaligus

     

    Ada beberapa kata bisa bermakna ganda dan uniknya maknanya bisa berkebalikan. Maknanya bisa dibedakan dengan melihat konteks kalimat.

    Misalnya,

     

    • Kata [زوج] “zaujun” arti aslinya adalah suami dan uniknya dia juga berarti pasangan,sehingga bisa kita artikan istri.

     

    Kita lebih mengenal bahwa bahasa arab istri adalah [زوجة] “zaujatun”. contoh yang valid dalam Al Qur’an:

     

    وَقُلْنَا يَا آدَمُ اسْكُنْ أَنتَ وَزَوْجُكَ الْجَنَّةَ

     

    “Dan Kami berfirman : “Hai Adam, tinggallah kamu dan isterimu di surga ini” (QS. Al Baqarah : 35)

     

    Dalam ayat digunakan  [زَوْجُكَ] “zaujukabukan [زوجتك] “zaujatuka(more…)

  • Keunikan-keunikan Bahasa Arab (2)

    Keunikan-keunikan bahasa Arab

    Berikut beberapa yang kami kumpulkan di antaranya:

     

    >>Dua kata yang berbeda satu huruf saja artinya bisa berkebalikan

     

    Misalnya,

    -[نعمة] dan [نقمة] “ni’mah” dan “niqmah” artinya : nikmat dan sengsara

    -[عاجلة] dan [آجلة] “’aajilah” dan “aajilah” artinya : yang segera dan yang diakhirkan/tertunda

    -[قادم] dan [قديم] “Qoodim” dan “Qodiim” artinya : yang akan datang dan yang lampau

    -[مختلف] dan [مؤتلف] “mukhtalifun” dan “mu’talifun” artinya : berbeda dan bersatu

    Dan masih banyak contoh yang lain. (more…)

  • Keunikan-Keunikan Bahasa Arab (1)

    Pengantar

    Bahasa Al Qur’an ini memiliki beberapa keunikan yang bisa kita dapatkan ketika mempelajarinya. Kami mengumpulkannya agar kaum muslimin bisa tertarik mempelajari bahasa Agama mereka. Karena bahasa Arab sangat penting dalam kehidupan seorang muslim. Akan tetapi Bahasa Arab di zaman ini sangat jauh dari kaum muslimin khususnya di Indonesia.

    Cukup dengan mengerti dasar-dasar bahasa Arab, kaum muslimin bisa mengerti lebih dalam petunjuk hidup mereka dan tidak perlu bergantung dengan terjemahan. Dan terjemahan tidak bisa menggantikan makna keseluruhan Al-Quran, oleh karena itu dalam mushaf Indonesia ditulis “terjemah maknawi Al-Quran”. Agak menyusahkan juga jika ada pentunjuk jalan semisal peta, tetapi orang yang hendak ke tujuan masih belum menguasi benar petunjuk tersebut.

    Sebagai contoh terjemah makna yang kami maksud kurang mengena tersebut, (more…)

  • Percakapan Arab Dasar: Ucapan Selamat dan Tegur Sapa

    Beberapa Contoh Ucapan Selamat dan Tegur Sapa dalam Bahasa Arab

    Selamat pagi Pak/Bu صَبَاحُ الْخَيْرِ يَا سَيَّدِيْ /سَيِّدَتِيْ
    Selamat sore saudaraku/saudariku طَابَ مَسَائُكَ يَا أَخِيْ /طَابَ مَسَائُكِ يَا أُخْتِيْ
    Selamat sore Pak/Bu مَسَاءُ الْخَيْرِ يَا سَيِّدِيْ /سَيِّدَتِيْ
    Bagaimana keadaan Anda (lk)/(pr) كَيْفَ حَالُكَ ؟ / كَيْفَ حَالُكِ ؟
    Baik terima kasih / sangat baik بِخَيْرٍ شُكْرًا / حَسَنٌ جِدًّا

    (more…)

  • Latihan Dasar 10: Sebutkan Tanda Muannats

    Sebutkan Tanda Muannats dari Isim-Isim Berikut Ini

    Dalam pelajaran ke-14 telah diuraikan tanda-tanda isim muannats. Untuk soal-soal berikut ini, silakan sebutkan tanda muannats dari masing-masing isim. Nomor 1 adalah contoh. Selamat mengerjakan!

    1. حُبْلَى (Wanita hamil) → Isim yang khusus untuk perempuan
    2. هُرَيْرَةُ (Kucing betina kecil)
    3. كُبْرَى (Paling besar)
    (more…)

  • Latihan Dasar 9: Berubah Menjadi Jamak Mudzakkar Salim, Jamak Taksir, atau Kedua-Duanya

    Suatu isim mufrod bisa berubah menjadi jamak, dengan bentuk perubahan yang telah kita pelajari di Pelajaran ke-11. Latihan membentuk isim jamak juga telah ditampilkan di Latihan Dasar 2

    Untuk latihan kali ini, kita akan menguji kemampuan kita untuk menentukan suatu isim mufrod mudzakkar akan berubah menjadi (1) jamak mudzakkar salim saja, (2) jamak taksir saja, atau (3) bisa berubah menjadi kedua-duanya (jamak mudzakkar salim dan jamak taksir). Sebagai rujukan mengerjakan latihan ini, silakan buka Pelajaran ke-12

    Sebutkanlah bentuk jamak dari isim-isim mufrod berikut ini:

    1. نَبِيٌّ (Nabi)

    2. رَسُوْلٌ (Rasul)

    3. اَسَدٌ (Singa)
    (more…)