Tanda-Tanda Isim Muannats Diantaranya:
1. Isim yang diakhiri dengan ta’ marbuthoh
Contoh:
مَدْرَسَةٌ (Sekolah)
قَلَنْسُوَةٌ (Peci)
مُدَرِّسَةٌ (Seorang pengajar perempuan)
مُسْلِمَةٌ (Perempuan muslimah)
2. Nama orang perempuan
Contoh:
مَرْيَمُ (Maryam)
زَيْنَب (Zainab)
3. Isim yang khusus untuk perempuan
Contoh:
أُمٌّ (Ibu)
مُرْضِعٌ (Orang yang menyusui)
4. Nama negara atau kota
Contoh:
إِنْدُوْنِيْسِيَا (Indonesia)
جُوْكْجَاكَرْتَا (Jogjakarta)
5. Nama anggota badan yang berpasangan
Contoh:
عَيْنٌ (Mata)
يَدٌ (Tangan)
6. Jamak taksir
Contoh:
كُتُبٌ (Buku-buku)
فِرَقٌ (Golongan-golongan)
Catatan:
Nama orang laki-laki, walaupun diakhiri dengan ta’ marbuthoh tetap dikatakan sebagai isim mudzakkar
Contoh :
أُسَامَةُ (Usamah)
مُعَاوِيَةُ (Mu’awiyah)
Dengarkan Kajian:
Audio clip: Adobe Flash Player (version 9 or above) is required to play this audio clip. Download the latest version here. You also need to have JavaScript enabled in your browser.
Print This Post
23,994 views













30th November 2011 pada waktu 9:52 am
[...] pelajaran ke-14 telah diuraikan tanda-tanda isim muannats. Untuk soal-soal berikut ini, silakan sebutkan tanda [...]
5th December 2011 pada waktu 9:04 am
salam stadz..jazakalloh untuk ‘ilmunya
ana mau tanya terkait dengan tanda -tanda muannats, kalau nama negara atau kota termasuk muannats berarti “hadziihii indunisiyaa”
“hadzihi kutubun”
“hadzihi ‘ainun”.
apakah betul stadz?? Syukron
10th December 2011 pada waktu 11:35 am
- indunisiyya >> nama negara >> muannats
- kutubun (sebuah buku) >> mudzakkar
- ‘ainun (mata) >> muannats
jadi:
1. hadzihi indunisiyyaa >> BENAR
2. hadzihi kutubun >> KOREKSI: hadza kutubun
3. hadzihi ‘ainun >> BENAR
15th December 2011 pada waktu 8:11 am
@Pembaca
jazakumullahu khairan atas jawabannya, untuk kalimat kutubun itu lebih tepat artinya “buku-buku (jamak)” tunggalnya kitaabun, jadi lebih tepat dikatakan hadzihi kutubun.
barakallahu fikum
16th December 2011 pada waktu 11:33 am
Jazakumullohu khayran sudahdikoreksi. Saya terlups.
16th December 2011 pada waktu 11:33 am
Jazakumullohu khayran sudah dikoreksi. Saya terlups bhw kutubun itu jamak taksir.
22nd December 2011 pada waktu 7:52 pm
aslm.klo mbelajar dari buku kdg susah ngertinya.pdhal buku-buku bhs arab punya..he.klo disini bhsnya mdh dipahami.wslm