web 2.0

Bahasa Arab, Bahasa Dunia

Di masa Daulah Abbasiyyah, yang ketika itu peradaban Islam mulai berkembang, bahasa Arab menjadi bahasa internasional. Bahasa Arab menjadi bahasa peradaban yang ditandai dengan diterjemahkannya berbagai buku dari bahasa Yunani dan Persia ke dalam bahasa Arab. Dengan bahasa Arab pula, para sarjana Islam menulis berbagai karya dalam bidang kedokteran, teknik, matematika, sains, dan berbagai bidang ilmu yang lain. Bahasa Arab merupakan pengantar ilmu-ilmu tadi  ke wilayah Eropa sehingga menjadi pondasi peradaban Eropa modern.

Selengkapnya… »

Pengumuman Peserta Final Lomba Terjemah

Bismillah, as sholatu was salamu ‘ala Rasulillah. Amma ba’du.

Berikut ini kami umumkan bahwa 7 peserta lomba (putra/putri) yang lolos ke babak final adalah sebagai berikut:

Selengkapnya… »

Lomba Terjemah Arab – Indonesia 2011, Yogyakarta

Lomba Terjemah Arab – Indonesia

Teknis:

Tahap 1

  • Peserta diberi soal berupa teks bahasa Arab untuk diterjemahkan ke bahasa Indonesia.
  • Peserta dianjurkan untuk membawa kamus.
  • Tujuh peserta yang hasil terjemahnya dinilai paling baik, akan dihubungi via sms / diumumkan di fanspafe Ma’had Umar bin Khaththab pada malam tanggal 5 Juli 2011 untuk mengikuti tahap 2. Selengkapnya… »

Ikuti: Program Bahasa Arab Dasar Semester Pendek 2011

بسم الله الرحمن الرحيم

Alhamdulillah, insya Allah dalam waktu dekat ini, kami akan menyelenggarakan kegiatan program Bahasa Arab Dasar Semester Pendek, terbuka untuk segenap kaum muslimin, putra maupun putri. Informasi lengkapnya adalah sebagai berikut.

Nama Kegiatan:

Kosakata Arab: Laporan-laporan

Mufradat: Laporan

Di antara mufradat (kosakata) Arab yang berkaitan dengan laporan adalah:

  1. Laporan  statistik /taqriiru ihshaa’i/ تقرير إحصائي
  2. Laporan intelijen /taqriru istikhbaaraatتقرير استخبارات
  3. Laporan ekonomi /taqriiruqtishaadi/ Selengkapnya… »

Bahasa Arab Bahasa Pemersatu Kita (Bag. I)

Dalam satu kesempatan, penulis berbincang-bincang dengan salah satu dosen dari  Universitas Cairo, Mesir. Saat itu, beliau akan mengisi seminar internasional tentang kebudayaan Arab di negara kita. Saat itu, penulis memang beliau undang untuk hadir dalam acara tersebut. Ada hal unik di tengah perbincangan hangat itu. Beliau menyampaikan bahwa selayaknya bahasa amiyah (pasaran) Mesir menjadi bahasa Arab yang digunakan secara resmi di dunia Arab. Ketika penulis tanyakan, “Mengapa harus demikian? Bukankah tiap-tiap negara Arab memiliki bahasa amiyahnya masing-masing?” Beliau menjawab, “Lho, bukankah kami (Mesir) punya Lembaga Bahasa Arab Internasional?[1] Mungkin saja itu terjadi.” Penulis balik bertanya, “Lalu, bagaimana  dengan Al-Qur’an? Bukankah Al-Qur’an turun dalam bahasa Arab fushah? Jika bahasa Arab Amiyah Mesir dijadikan standar bahasa Arab, apa jadinya nanti?” Selengkapnya… »

Pasangan Kata yang Unik dalam Bahasa Arab

Dalam bahasa Arab, terdapat pasangan kata yang unik. Jika masing-masing kata tersebut berdiri sendiri dalam kalimat yang berbeda, kata tersebut akan memiliki makna yang sama satu sama lain. Namun, jika kedua kata tersebut terdapat dalam satu susunan kalimat, makna kedua kata tersebut justru berlainan. Untuk lebih jelasnya, mari kita simak artikel di bawah ini, yang kami nukil dari situs www.pengenkemadinah.wordpress.com, dengan judul asli Pasangan yang Unik.

Pasangan yang Unik

Pasangan ini berpisah jika sedang berkumpul, tetapi berkumpul jika sedang berpisah.

Mereka adalah dua kata yang jika berkumpul lafadznya maka berbeda maknanya. Namun, jika tidak berkumpul lafadznya maka  berkumpullah maknanya (mempunyai makna yang sama), makna kata yang satu mencakup makna kata yang lain. Kaidah ini dalam bahasa Arab sering disebut dengan: Selengkapnya… »

Penerimaan Siswa Baru SDIT Yaa Bunayya Yogyakarta Tahun Ajaran 2011-2012

Pendaftaran Siswa Baru SDIT Yaa Bunayya

Tahun Ajaran 2011-2012

Rintisan SDIT Unggulan, “Meraih Kesempurnaan Islam Sejak Belia”

Jl. Laksda Adisucipto, Ambarukmo R-146, Yogyakarta (Sebelah TK.Imam Syafi’i)

Persyaratan:

  1. Telah mencapai usia 6 tahun pada Juli 2011
  2. Membayar uang pendaftaran sebesar Rp100.000
  3. Mengisi formulir pendaftaran (pendaftaran online klik disini)
  4. Menyerahkan
  • Fotocopy akta kelahiran 1 lembar
  • Fotocopy KTP orang tua (ayah dan ibu)/wali 1 lembar
  • Fotocopy kartu keluarga 1 lembar
  • Fotocopy ijazah TPA/TPQ/TK 1 lembar
  • Pas Photo (2×3), (3×4), (4×6) @3 lembar

Selengkapnya… »

Suatu Faidah Dari Seorang Budak Ulama Nahwu Sibawaih

Dikisahkan bahwa ada seorang laki-laki hendak menemui Sibawaih bermaksud ingin menandinginya dalam ilmu Nahwu. Ternyata Sibawaih sedang tidak berada di rumah. Lalu budak perempuan Sibawaih keluar menemui lelaki tersebut. Kemudian ia berkata kepada budak itu, “Di mana tuanmu, wahai budak?” Budak perempuan itu pun menjawab:

فاء إلى الفيء فإن فاء الفيء فاء

“(Tuan) pergi ke suatu tempat (berteduh), jika bayangan sudah pergi (maksudnya jika matahari berada di atas kepala -pen) maka dia (akan) kembali.”
Selengkapnya… »

Faidah Penggunaan Isim Nakiroh Dalam Jumlah

Dalam ushul tafsir terdapat kaidah bahwa “jika isim nakiroh terletak setelah kata peniadaan (nafyun), pelarangan (nahyun), syarat (syartun) atau pertanyaan (istifhaamun), maka menunjukkan sesuatu yang umum”.


Sebagai contoh adalah dalam surat An-nisa ayat 36

وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا

“dan sembahlah Allah dan janganlah kamu menyekutukannya dengan sesuatu apapun”. Selengkapnya… »

Faidah Penggunaan Alif Dan Lam Dalam Kalimat Bahasa Arab

Ada suatu kaidah penting dalam ushul tafsir, dimana jika terdapat alif dan lam masuk pada isim jenis (seperti manusia, jin dll) atau masuk pada isim sifat (nama sifat), maka menunjukkan istigroqiyah, yakni menunjukkan makna yang mencakup keseluruhan dari jenis atau sifat yang dimasukinya.

Pada pelajaran mengenai bahasa arab, kita ketahui bahwa isim yang kemasukan alif dan lam adalah isim yang ma’rifat, yakni isim yang tertentu, namun ketika alif dan lam masuk pada isim jenis dan sifat, maka alif dan lam ini berfungsi sebagaimana kaidah di atas. Kaidah ini telah disepakati oleh para ulama bahasa arab dan juga ulama ushul fiqih.

Contohnya sebagaimana dalam surat al-Ahzab ayat 35:

إِنَّ الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْقَانِتِينَ وَالْقَانِتَاتِ وَالصَّادِقِينَ وَالصَّادِقَاتِ وَالصَّابِرِينَ وَالصَّابِرَاتِ وَالْخَاشِعِينَ وَالْخَاشِعَاتِ وَالْمُتَصَدِّقِينَ وَالْمُتَصَدِّقَاتِ وَالصَّائِمِينَ وَالصَّائِمَاتِ وَالْحَافِظِينَ فُرُوجَهُمْ وَالْحَافِظَاتِ وَالذَّاكِرِينَ اللَّهَ كَثِيرًا وَالذَّاكِرَاتِ أَعَدَّ اللَّهُ لَهُمْ مَغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمً

“Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.”

Selengkapnya… »

Rahasia dibalik Kata Al-Hayaa’ (Malu) Dalam Bahasa Arab

Pembaca mulia, kata “malu” dalam bahasa Arab adalah اَلْحَيَاءُ /al-hayaa’/. Kata ini, merupakan derivat dari kata اَلْحَيَاةُ /al-hayaah/, yang artinya adalah “kehidupan”. Selain اَلْحَيَاءُ, contoh derivat lain kata اَلْحَيَاةُ adalah حَيَا /hayaa/, yang artinya hujan”. Apa kaitan antara hujan dan kehidupan? Kaitannya adalah bahwa hujan merupakan sumber kehidupan bagi bumi, tanaman, dan hewan ternak.

Dalam bahasa Arab, al-hayaah “kehidupan” mencakup kehidupan dunia dan akhirat.

Lalu, kembali ke pokok bahasan utama, apa kaitan al-hayaa’ “malu” dengan al-hayaah “kehidupan”?

Jawabannya adalah karena orang yang tidak memiliki rasa malu, ia seperti mayat di dunia ini, dan ia benar-benar akan celaka di akhirat.

Orang yang tidak memiliki rasa malu, tidak merasa risih ketika bermaksiat.

Ketika ia mempertontonkan lekuk-lekuk tubuhnya dan memamerkan auratnya, ia tidak merasa bahwa itu adalah perbuatan yang menjijikkan….

Ketika ia berdua-duaan dengan lawan jenis yang bukan mahramnya di tengah keramaian, ia tidak peduli dengan tatapan heran manusia…

Ketika ia melanggar setiap larangan Allah, ia anggap sebagai rutinitas, seolah-olah dia tidak merasa bahwa dirinya hina…

Selengkapnya… »

Launching Aplikasi “Praktis Belajar Bahasa Arab Dasar Dari NOL” Seri 3

Alhamdulillah, akhirnya seri 3 dari software bahasa arab dasar bisa diluncurkan…
Ini adalah seri terakhir dari paket pembelajaran bahasa arab dasar yang diambil dari web ini, pembahasan seri 3 ini di mulai dari pembahasan manshubatul asma dan majrurotul asma.

Setelah pelajaran ini insyaAllah akan dibuat pelajaran-pelajaran lainnya yaitu pelajaran bahasa arab menengah, lanjutan, juga shorof dan muhadatsah. Semoga dimudahkan dalam prosesnya.

Semoga bermanfaat…

Selengkapnya… »

Kajian Bahasa Arab Di RadioMuslim.Com

Pengunjung Website Badar Online yang dimuliakan oleh Allah, saudara sekalian dapat juga mendengarkan pelajaran bahasa arab dasar pada program acara baru di http://radiomuslim.com, Insya Allah pelajaran akan dilakukan pada:

1. Siaran Langsung Belajar Bahasa Arab Percakapan
Setiap Hari Rabu Pkl. 13.00 WIB
Bersama Ustadz Ihsan hafizhahullahu ta’ala
Referensi Kitab Rujukan: Durushu Lughah Al Arabiyah

2. Siaran Langsung Belajar Bahasa Arab Ilmu Nahwu
Setiap Hari Rabu Pkl. 20.00 WIB
Bersama Ustadz Hamdan hafizhahullahu ta’ala
Referensi Buku Rujukan diambil dari situs http://badaronline.com

Tanya Jawab dapat melalui ID YM kajian_jogja, atau kotak Pingbox di web atau melalui pesan singkat di no 081 3924 255 27.

Pelajaran nahwu mengadopsi meteri pelajaran dari web ini, karena pemateri berbeda tentu pengunjung sekalian bisa memperoleh lebih banyak faidah dari pelajaran-pelajaran tersebut disamping pelajaran dasar pada web ini.

Silahkan beritahukan Sahabat Muslim lainnya, Semoga bermanfaat…

Menilik Makna Yang Benar Dari “Laa Ilaaha Illallah” Dengan Kaidah Bahasa Arab

Menilik Makna Yang Benar Dari “Laa Ilaaha Illallah” Dengan Kaidah Bahasa Arab [1]

Sebagaimana masyhur di kalangan masyarakat muslim Indonesia, bahwa kalimat tauhid laa ilaaha illallah (لَا إِلهَ إِلَّا اللهُ) diartikan dengan “tiada Tuhan selain Allah”. Namun, benarkah terjemahan kalimat tauhid tersebut?

Pembaca yang semoga Allah Ta’ala merahmati Anda, tentunya kita tahu bahwa kalimat tauhid tersebut adalah kalimat dalam bahasa Arab. Ketahuilah, pemahaman yang benar tentang kalimat laa ilaaha illallah tergantung pada benarnya pemahaman kita terhadap asal kalimat ini yaitu dari sisi bahasa Arab. Oleh karena itu, jika kita ingin mengetahui terjemahan dan makna yang benar dari kalimat tersebut, mau tidak mau kita harus menggunakan kaidah-kaidah bahasa Arab.

Selengkapnya… »

Previous Entries Next Entries