- Bahasa Arab Online - http://badaronline.com -

Bahasa Arab Dasar 87: Ketentuan-Ketentuan Maf’ul Muthlaq

Ketentuan-Ketentuan Maf’ul Muthlaq:

1. Maf’ul muthlaq harus menggunakan mashdar (kata kerja yang dibendakan).

2. Apabila mashdar yang merupakan maf’ul muthlaq berdiri sendiri, maka ia berfungsi sebagai penguat makna.

Contoh:

رَفَسْتُ رَفْسًا (Aku menendang dengan sebenar-benarnya menendang)

3. Maf’ul muthlaq yang berfungsi untuk menjelaskan bilangan, biasanya mengikuti wazan فَعْلَةً

Contoh:

رَفَسْتُ رَفْسَةً (Aku menendang dengan sekali tendang)

4. Apabila mashdar yang merupakan maf’ul muthlaq disifati atau diidhofahkan, maka ia berfungsi sebagai penjelas sifat atau jenis.

Contoh:

رَفَسْتُ رَفْسًا شَدِيْدًا (Aku menendang dengan tendangan yang keras)

رَفَسْتُ رَفْسَ الْجُنُودِ (Aku menendang seperti tendangan para tentara)

5. Terkadang fi’il dari maf’ul muthlaq dihilangkan.

Contoh :

شُكْرًا (Terima kasih)

Yang asalnya adalah:

أَشْكُرُكَ شُكْرًا (Aku berterima kasih kepadamu dengan betul-betul terima kasih)

Dengarkan Kajian: