web 2.0

Bahasa Arab Dasar 48: Catatan Macam-Macam Fa'il

Catatan Macam Fa’il:

  1. Alif yang berfungsi sebagai fa’il dinamakan alif itsnain ( أَلِفُ الإِثْنَيْنِ )
  2. Wawu yang berfungsi sebagai fa’il dinamakan wawu jama’ah ( وَاوُ الْجَمَاعَةِ )
  3. Nun yang berfungsi sebagai fa’il dinamakan nun niswah ( نُوْنُ النِّسْوَةِ )
  4. Ta’ yang berfungsi sebagai fa’il dinamakan ta’ fa’il ( تَاءُ الْفَاعِلِ )
  5. Ya’ yang berfungsi sebagi fa’il dinamakan ya mukhothobah ( يَاءُ الْمُخَاطَبَةِ )

Dengarkan Kajian:

Audio clip: Adobe Flash Player (version 9 or above) is required to play this audio clip. Download the latest version here. You also need to have JavaScript enabled in your browser.

Print This Post Print This Post 21,381 views

Iklan Baris

Web Buletin Tauhid
Website ini adalah kumpulan berbagai artikel Buletin At Tauhid. Buletin ini diterbitkan oleh Yayasan Pendidikan Islam Al Atsari (YPIA) yang berpusat di Yogyakarta. Buletin ini terbit setiap Jum'at dan disebar di masjid-masjid sekitar kampus UGM.

10 Komentar Untuk “Bahasa Arab Dasar 48: Catatan Macam-Macam Fa'il”

  1. Assalamu’alaykum..
    Dari materi bahasa arab dasar 48, mohon diberi contohnya, dari kelima point “catatan macam fa’il” diatas. Harapannya agar lebih jelas dan aplikatif..
    jazakumullohu khoyro..

  2. #’aisyah
    Pada catatan macam fa’il disini hanya sekedar mendefinisikan macam2 fa’il ini ke dalam penyebutan bahasa arabnya.
    Sehingga ketika kita menemukan contoh fa’il dalam suatu kalimat kita bisa menyebutnya bahwa itu adalah alif istnain, wawu jama’ah, atau yg lainnya

  3. tolong penjelasannya diperluas lagi
    sukrun

  4. askum>…
    dalam bab fa’il,, mohon penjelasannya di perluas seperti diberi contoh-contoh dan dasar dari bait atau nadhom yang menyertainya
    wasalam…
    sukron…

  5. @arifa dan firda
    Untuk perluasan insyaAllah akan dibahas di pelajaran lanjutan, sekarang masih dalam proses, semoga dimudahkan, amin

  6. Ustadz,
    apakah dhomir pada katabnaa (kami telah menulis) disebut nun niswah juga..?
    Jazakumullohu khoiron..

  7. @Ummu ‘Aisyah
    Dhomir tersebut bukan nun niswah ukh, wa jazakumullahu khairan

  8. gni pak, sebisa mungkin untuk dipaparkan juga mengenai tntang pendapat ulama mengenai fail
    Trimakasih
    Wassalam

  9. bukannya nun mabni ala al fathi yang ada di akhir fiil mady memang nun niswah yang juga sebagai fail fiil tersebut ?

  10. @hamzah alang
    jika yang dimaksud adalah nun niswah , seperti pada kata جلسن (mereka – para wanita – telah duduk)
    maka benar! nuun niswah , mabniy ‘alal fathi , fii mahalli rofa’ = faa’il.

Tulis Komentar