01-05-2010
Ada suatu kaidah penting dalam ushul tafsir, dimana jika terdapat alif dan lam masuk pada isim jenis (seperti manusia, jin dll) atau masuk pada isim sifat (nama sifat), maka menunjukkan istigroqiyah, yakni menunjukkan makna yang mencakup keseluruhan dari jenis atau sifat yang dimasukinya.
Pada pelajaran mengenai bahasa arab, kita ketahui bahwa isim yang kemasukan alif dan lam adalah isim yang ma’rifat, yakni isim yang tertentu, namun ketika alif dan lam masuk pada isim jenis dan sifat, maka alif dan lam ini berfungsi sebagaimana kaidah di atas. Kaidah ini telah disepakati oleh para ulama bahasa arab dan juga ulama ushul fiqih.
Contohnya sebagaimana dalam surat al-Ahzab ayat 35:
إِنَّ الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْقَانِتِينَ وَالْقَانِتَاتِ وَالصَّادِقِينَ وَالصَّادِقَاتِ وَالصَّابِرِينَ وَالصَّابِرَاتِ وَالْخَاشِعِينَ وَالْخَاشِعَاتِ وَالْمُتَصَدِّقِينَ وَالْمُتَصَدِّقَاتِ وَالصَّائِمِينَ وَالصَّائِمَاتِ وَالْحَافِظِينَ فُرُوجَهُمْ وَالْحَافِظَاتِ وَالذَّاكِرِينَ اللَّهَ كَثِيرًا وَالذَّاكِرَاتِ أَعَدَّ اللَّهُ لَهُمْ مَغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمً
“Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.”
Selengkapnya… »
25-04-2010
Pembaca mulia, kata “malu” dalam bahasa Arab adalah اَلْحَيَاءُ /al-hayaa’/. Kata ini, merupakan derivat dari kata اَلْحَيَاةُ /al-hayaah/, yang artinya adalah “kehidupan”. Selain اَلْحَيَاءُ, contoh derivat lain kata اَلْحَيَاةُ adalah حَيَا /hayaa/, yang artinya “hujan”. Apa kaitan antara hujan dan kehidupan? Kaitannya adalah bahwa hujan merupakan sumber kehidupan bagi bumi, tanaman, dan hewan ternak.
Dalam bahasa Arab, al-hayaah “kehidupan” mencakup kehidupan dunia dan akhirat.
Lalu, kembali ke pokok bahasan utama, apa kaitan al-hayaa’ “malu” dengan al-hayaah “kehidupan”?
Jawabannya adalah karena orang yang tidak memiliki rasa malu, ia seperti mayat di dunia ini, dan ia benar-benar akan celaka di akhirat.
Orang yang tidak memiliki rasa malu, tidak merasa risih ketika bermaksiat.
Ketika ia mempertontonkan lekuk-lekuk tubuhnya dan memamerkan auratnya, ia tidak merasa bahwa itu adalah perbuatan yang menjijikkan….
Ketika ia berdua-duaan dengan lawan jenis yang bukan mahramnya di tengah keramaian, ia tidak peduli dengan tatapan heran manusia…
Ketika ia melanggar setiap larangan Allah, ia anggap sebagai rutinitas, seolah-olah dia tidak merasa bahwa dirinya hina…
Selengkapnya… »
18-04-2010
Alhamdulillah, akhirnya seri 3 dari software bahasa arab dasar bisa diluncurkan…
Ini adalah seri terakhir dari paket pembelajaran bahasa arab dasar yang diambil dari web ini, pembahasan seri 3 ini di mulai dari pembahasan manshubatul asma dan majrurotul asma.
Setelah pelajaran ini insyaAllah akan dibuat pelajaran-pelajaran lainnya yaitu pelajaran bahasa arab menengah, lanjutan, juga shorof dan muhadatsah. Semoga dimudahkan dalam prosesnya.
Semoga bermanfaat…
Selengkapnya… »
13-04-2010
Pengunjung Website Badar Online yang dimuliakan oleh Allah, saudara sekalian dapat juga mendengarkan pelajaran bahasa arab dasar pada program acara baru di http://radiomuslim.com, Insya Allah pelajaran akan dilakukan pada:
1. Siaran Langsung Belajar Bahasa Arab Percakapan
Setiap Hari Rabu Pkl. 13.00 WIB
Bersama Ustadz Ihsan hafizhahullahu ta’ala
Referensi Kitab Rujukan: Durushu Lughah Al Arabiyah
2. Siaran Langsung Belajar Bahasa Arab Ilmu Nahwu
Setiap Hari Rabu Pkl. 20.00 WIB
Bersama Ustadz Hamdan hafizhahullahu ta’ala
Referensi Buku Rujukan diambil dari situs http://badaronline.com
Tanya Jawab dapat melalui ID YM kajian_jogja, atau kotak Pingbox di web atau melalui pesan singkat di no 081 3924 255 27.
Pelajaran nahwu mengadopsi meteri pelajaran dari web ini, karena pemateri berbeda tentu pengunjung sekalian bisa memperoleh lebih banyak faidah dari pelajaran-pelajaran tersebut disamping pelajaran dasar pada web ini.
Silahkan beritahukan Sahabat Muslim lainnya, Semoga bermanfaat…
01-04-2010
Menilik Makna Yang Benar Dari “Laa Ilaaha Illallah” Dengan Kaidah Bahasa Arab [1]
Sebagaimana masyhur di kalangan masyarakat muslim Indonesia, bahwa kalimat tauhid laa ilaaha illallah (لَا إِلهَ إِلَّا اللهُ) diartikan dengan “tiada Tuhan selain Allah”. Namun, benarkah terjemahan kalimat tauhid tersebut?
Pembaca yang semoga Allah Ta’ala merahmati Anda, tentunya kita tahu bahwa kalimat tauhid tersebut adalah kalimat dalam bahasa Arab. Ketahuilah, pemahaman yang benar tentang kalimat laa ilaaha illallah tergantung pada benarnya pemahaman kita terhadap asal kalimat ini yaitu dari sisi bahasa Arab. Oleh karena itu, jika kita ingin mengetahui terjemahan dan makna yang benar dari kalimat tersebut, mau tidak mau kita harus menggunakan kaidah-kaidah bahasa Arab.
Selengkapnya… »
27-03-2010
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
Empat Jenis ‘Athof dalam Al Qur’an dan Sunnah
Pembaca yang semoga dimuliakan Allah subhanahu wa ta’ala pada kesempatan kali ini kita akan kembali mencoba menggali kaidah-kaidah ushul/dasar yang disampaikan para ulama untuk memamahi Al Qur’an dan Sunnah secara benar. Diantara kaidah yang disampaikan oleh para ulama adalah kaidah dalam memahami ‘athof dalam nash syari’at. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menyampaikan ada 4 jenis athof dalam Al Qur’an dan sunnah [1],
[1]. Athof Dua Kata Atau Lebih yang Berbeda Maknanya.
Athof jenis ini merupakan athof yang paling tinggi derajatnya karena menggandengkan 2 hal yang berbeda dalam artian makna satu kata (‘athof) tidak sama dengan makna kata yang lain (ma’thuf ‘alaih/kata yang di’athofkan padanya). Contohnya adalah firman Allah ‘azza wa jalla,
الََّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ
“Dzat Yang Menciptakan langit dan bumi“. (QS. Al Furqon [25]: 59).
Selengkapnya… »
23-03-2010
Pengunjung Website Bahasa Arab Online yang dimuliakan oleh Allah, alhamdulillah setelah proses yang cukup lama akhirnya kami bisa pindah alamat dari web sebelumnya badar.muslim.or.id ke domain baru badaronline.com.
Keputusan pindah domain ini merupakan keputusan yang cukup berat juga, karena web ini sudah cukup di kenal dan link-linknya juga sudah banyak menyebar di search engine, belum lagi mengingat proses perpindahan server, backup dan upload database dan lainnya.
Alasan lainnya adalah karena domain badar awalnya merupakan subdomain dari muslim.or.id, ketika website muslim mengalami perpindahan server beberapa waktu lalu, maka kami juga harus ikut pindah server. Mengingat respon yang cukup besar dari pengunjung web dan manfaat cukup signifikan dari web ini kami memutuskan untuk menggunakan domain sendiri, untuk kemudahan dan kenyamanan.
Alhamdulillah proses perpindahan bisa dilalui dengan baik walaupun memerlukan waktu yang cukup lama. Waktu yang cukup lama ini dikarenakan belum bisa fokusnya pengurusan web dan beberapa penghalang lain.
Semoga ini menjadi salah satu langkah perbaikan dan pengingkatan ke depan, amin..
12-03-2010
اَلتَّوَابِعُ لِلْمَجْرُوْرِ
Tawabi Pada Isim Majrur
1. اَلنَّعْتُ
Contoh:
هَذِهِ القِصَّةُ ذُكِرَتْ فِي حَدِيْثٍ صَحِيْحٍ (Kisah ini disebutkan di dalam hadits yang shohih)
2. اَلْعَطْفُ
Contoh:
كَتَبْتُ بِالدَّفْتَرِ وَالقَلَمِ (Aku menulis dengan menggunakan buku tulis dan pena)
Selengkapnya… »
07-03-2010
Faidah:
1. Secara umum, kandungan makna idhofah mempunyai tiga arti:
a. Bermakna مِنْ (dari)
Contoh:
خَاتَمُ حَدِيْدٍ (Cincin besi)
Maknanya adalah,
خَاتَمٌ مِنْ حَدِيْدٍ (Cincin dari besi)
Selengkapnya… »
02-03-2010
شُرُوْطُ الإِضَافَةِ
(Syarat-Syarat Idhofah)
Syarat-syarat idhofah ada 3:
1. Mudhof tidak boleh ditanwin. Contoh:
حَقِيْبِةٌ = mudhof
مُحَمَّدٌ = mudhof ilaihi
Susunan idhofahnya adalah,
حَقِيْبَةُ مُحَمَّدٍ (Tas Muhammad)
Selengkapnya… »
27-02-2010
23-02-2010
اَلْمَجْرُوْرُ بِالإِضَافَةِ
(Majrur Karena Idhafah)
Idhafah adalah bentuk penyandaran suatu isim dengan isim yang lain.
Contoh:
كِتَابُ مُحَمَّدٍ (Bukunya Muhammad)
خَاتَمُ ذَهَبٍ (Cincin emas)
Selengkapnya… »
19-02-2010
Faidah:
1. Huruf حَتَّى dapat masuk ke isim atau fi’il.
Jika حَتَّى masuk ke isim maka berfungsi sebagai huruf jer.
Jika حَتَّى masuk ke fi’il maka berfungsi sebagai huruf penashob.
Contoh:
اِجْتَهِدْ حَتَّى تَصِلَ إِلَى مَا تَرْجُوْ (Bersungguh-sungguhlah sampai engkau mencapai apa yang engkau harapkan)
Selengkapnya… »
15-02-2010
Contoh masing-masing penggunaan huruf jer:
1. مِنْ (Dari)
خَرَجْتُ مِنَ الْمَنْزِل (Aku keluar dari rumah)
هَذِهِ الصَّدَقَةُ مِنَ الْمُحْسِنِيْنَ (Shadaqah ini dari orang-orang yang berbuat baik)
2. إِلَى (Ke)
سَأَذْهَبُ إِلَى الْمَسْجِد (Aku akan pergi ke masjid)
Selengkapnya… »
13-02-2010

lihat pula informasi kegiatannya >>>di sini<<<